Senin, 01 Desember 2014

Curhatan masalah Listrik di Bekasi



Bekasi merupakan kota dengan pertumbuhan pembangunan yang luar biasa, telihat dari pembangunan mall yang mulai menjamur di bekasi,bagaimana tidak dalam radius 2 KM terdapat lebih dari 10 mall,menjadikan bekasi dalam urutan ketiga dalam statistic kota berkembang di Indonesia yang di ambil pada tahun 2010 .Hal tersebut menjadikan bekasi membutuhan energy listrik di sector komersil,
gaya hidup masyarakat khususnya kaula muda di bekasi yang cendurung sangat bergantung pada teknologi menjadikan listrik di dalam kebutuhan primer mereka , yaitu sandang,pangan, papan serta listrik.

Akhir-akhir ini PLN sering sekali melakukan pemadaman bergilir, terutama di daerah bekasi  utara, tidak heran karena kebutuhan energy listik di bekasi sangatlah besar jadi PLN mensiasati agar cadangan listrik di bekasi dapat bermanfaat, dan di gunakan seefisein mungkin.
bekasi butuh sumber baru agar mencukupi kebutuhan listrik di kota bekasi,sampai saat ini bekasi menerima aliran listrik dari pembangkit yang tersebar di wilayah jawa dan bali,
jika  konsumsi masyarakat bekasi masih seperti ini, dan jatah listrik yang di di dapat masih sama, maka bukan tidak mungkin bekasi mengalami krisis listrik

Ada 2 Hal yang dapat di lakukan sebagai masyarakat bekasi untuk menjawab masalah ini yaitu dengan pembuatan pembangkit listrik di wilayah bekasi dan penggunaan listrik sesuai kebutuhan dan efisien.
Pembuatan pembangkit listrik di wilayah bekasi bukanlah hal yang tidak mungkin, melihat dari lokasi bekasi yang memiliki aliran air yang cukup banyak dan bias di jadikan PLTA skala kecil, bekasi juga memiliki Bantar Gebang, Gunung sampah yang jika di manage dengan baik akan menjadi asset yang sangat luar biasa, dengan beberapa tahap pengolahan gunung sampah itu akan menjadi pabrik penghasil Gas, penghasil pupuk, penghasil biji plastic yang bisa di perbaharui dan menjadi PLTG,semua itu akan terjadi  jika dengan managemen serta eksperimen yang baik, serta dukungan dari pemerintah kota serta masyarakatnya demi  menjadi kota yang swasembada listrik dan menjadi kota yang lebih produktif .

Hal yang kedua untuk menjadikan bekasi terlepas dari masalah energy adalah dengan menghemat penggunaan energy, banyak masyarakat bekasi yang kurang tau bagaimana cara membuat 1kW listrik, banyak masyarakat bekasi yang masih mengganggap PLN memiliki banyak cadangan listrik ,dan banyak masyarakat berfikiran “karena masyarakat membayar ke PLN = PLN berkewajiban untuk memenuhi seluruh kebutuhan listrik yang di hambur-hamburkan masyarakat bekasi”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar